Integrasi Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Ekoteologi dalam Meningkatkan Ketahanan Remaja Pesantren terhadap Risiko Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini

Authors

  • Tri Wahyuningsih Program Studi Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nurhidayat Triananinsi Program Studi Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Devian Apriani Program Studi Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Leli Wahyuni Program Studi Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Zelna Yuni Andryani Program Studi Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ferawati Taherong Program Studi Kebidanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.69632/jais.v2i01.81

Keywords:

kesehatan reproduksi remaja, ekoteologi, pesantren, pergaulan bebas, pernikahan dini

Abstract

Remaja pesantren merupakan kelompok usia yang berada pada fase transisi perkembangan biologis, psikologis, dan sosial, di era digital, tantangan tersebut semakin kompleks sehingga rentan terhadap berbagai risiko kesehatan reproduksi, termasuk pergaulan bebas dan pernikahan dini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan remaja pesantren terhadap risiko pergaulan bebas dan pernikahan dini melalui integrasi edukasi kesehatan reproduksi dan pendekatan ekoteologi. Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Bukit Hidayah Malino, santri sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan edukatif interaktif, diskusi partisipatif, refleksi nilai-nilai keislaman, serta aksi lingkungan berupa penanaman pohon sebagai simbol integrasi antara kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Evaluasi kegiatan diukur melalui indikator kualitatif berupa observasi dan diskusi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran santri mengenai kesehatan reproduksi remaja, risiko pergaulan bebas, serta dampak pernikahan dini terhadap kesehatan di masa depan dan pentingnya perilaku hidup sehat dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari nilai keislaman.

Downloads

Published

2026-02-26

How to Cite

Tri Wahyuningsih, Nurhidayat Triananinsi, Devian Apriani, Leli Wahyuni, Zelna Yuni Andryani, & Ferawati Taherong. (2026). Integrasi Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Ekoteologi dalam Meningkatkan Ketahanan Remaja Pesantren terhadap Risiko Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini. Jurnal Aksi Dan Inovasi Sosial, 2(01), 23–29. https://doi.org/10.69632/jais.v2i01.81